Jumat, November 24, 2017
Text Size

Search

Berita Teknologi

Twitter Bakal Sediakan Layanan Berbayar?

KOMPAS.com - Setelah selama ini hanya meyediakan layanan gratis yang didukung iklan, Twitter...

6 Langkah Mudah Untuk Mendeteksi Website Penipuan

Suara.com - Internet ibarat pedang bermata dua. Jika tak hati-hati menggunakannya, Anda bisa...

Domain Anything.id akan segera hadir di tahun 2014

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bersama para pemangku kepentingan di bisnis nama...

Yahoo kembali bangkit

Situs web Yahoo unggul 3 bulan berturut-turut sebagai situs web yang paling banyak dikunjungi di...

  • Twitter Bakal Sediakan Layanan Berbayar?

    Kamis, 30 Maret 2017 19:49
  • 6 Langkah Mudah Untuk Mendeteksi Website Penipuan

    Jumat, 29 Juli 2016 10:22
  • Kapan Mobil Bisa Jalan Sendiri Dijual di Indonesia?

    Jumat, 29 Juli 2016 10:17
  • Domain Anything.id akan segera hadir di tahun 2014

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:37
  • Yahoo kembali bangkit

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:34
News Berita Teknologi Twitter Bakal Sediakan Layanan Berbayar?
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

Twitter Bakal Sediakan Layanan Berbayar?

Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

KOMPAS.com - Setelah selama ini hanya meyediakan layanan gratis yang didukung iklan, Twitter kabarnya tengah mempertimbangkan untuk merilis layanan premium berbayar.

Layanan berbayar itu bakal diaplikasikan untuk layanan TweetDeck, dan ditujukan untuk para pengguna profesional. Para pengguna layanan tersebut akan dikenakan biaya langganan.

Dugaan rencana Twitter meluncurkan layanan berbayar pertama kali mengemuka saat seorang jurnalis New York Times mengunggah bocoran antarmuka versi premium dari TweetDeck, dashboard untuk menampilkan bermacam aliran list di Twitter.

Di dalamnya, tampak bahwa Twitter menyajikan tool analytics, notifikasi breaking news, serta informasi mengenai topik tweet dari follower pengguna. Semuanya bisa dilihat dalam satu dashboard.

Seorang juru bicara Twitter mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah mengadakan survei untuk mendapat masukan dari pengguna, cara menjadikan TweetDeck lebih bermanfaat untuk pengguna profesional, dalam hal ini termasuk marketer dan jurnalis.

 

“Apakah Anda menggunakan Twitter untuk bekerja atau hanya ingin tahu soal berita, olahraga, hiburan, politik, dan informasi terkini, antarmuka TweetDeck yang baru akan membantu Anda mendapatkan lebih banyak manfaat dari Twitter,” sebut sang juru bicara, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Verge, Jumat (24/3/2017).

Tidak disebutkan apakah Twitter benar-benar akan menarik bayaran dari layanan premium tersebut, atau berapa besar biaya langganan nantinya. Jurnalis New York Times, Andrew Tavani mengatakan bahwa salah satu besaran biaya yang tengah dipertimbangkan Twitter adalah 20 dollar AS (sekitar Rp 267.000) per bulan.

Versi berbayar disinyalir akan bebas iklan. Sementara, layanan inti Twitter akan tetap tersedia secara gratis dengan selingan materi promosi.

Twitter sendiri memang memerlukan jalur pemasukan lain di luar iklan. Meski memiliki jumlah pengguna mencapai 319 juta, Twitter belum berhasil menjadikan iklan sebagai sumber pemasukan besar seperti yang dilakukan jejaring sosial lain, macam Facebook.

Sebaliknya, pendapatan iklan Twitter diketahui menurun pada kuartal IV 2016 dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya.

 

 

 

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

Kisruh pengurusan PSSI dan Komite Banding
26/02/2011 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Keputusan Komite Banding ternyata tak memberikan jalan keluar dan cenderung cuci tangan. Kisruh pemilihan Komite Eksekutif 2011-2015 pun kini jadi mengambang. Wakil Ketua Komite Banding Pemilih [ ... ]


Panitia non kuota haji binggung mengurusin jenazah yang meninggal saat haji
27/10/2011 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Penyelenggara haji non kuota ternyata tidak memiliki pengalaman dan pengetahuan mengurus calon jamaah haji meninggal di Arab Saudi. Hal inilah salah satu yang mengakibatkan, jenazah Nunci Ady sempa [ ... ]