Selasa, Oktober 15, 2019
Text Size

Search

Berita Teknologi

Twitter Bakal Sediakan Layanan Berbayar?

KOMPAS.com - Setelah selama ini hanya meyediakan layanan gratis yang didukung iklan, Twitter...

6 Langkah Mudah Untuk Mendeteksi Website Penipuan

Suara.com - Internet ibarat pedang bermata dua. Jika tak hati-hati menggunakannya, Anda bisa...

Domain Anything.id akan segera hadir di tahun 2014

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bersama para pemangku kepentingan di bisnis nama...

Yahoo kembali bangkit

Situs web Yahoo unggul 3 bulan berturut-turut sebagai situs web yang paling banyak dikunjungi di...

  • Twitter Bakal Sediakan Layanan Berbayar?

    Kamis, 30 Maret 2017 19:49
  • 6 Langkah Mudah Untuk Mendeteksi Website Penipuan

    Jumat, 29 Juli 2016 10:22
  • Kapan Mobil Bisa Jalan Sendiri Dijual di Indonesia?

    Jumat, 29 Juli 2016 10:17
  • Domain Anything.id akan segera hadir di tahun 2014

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:37
  • Yahoo kembali bangkit

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:34
News Berita Teknologi Google Sesalkan Produk Tiruan China
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

Google Sesalkan Produk Tiruan China

Penilaian Pengunjung: / 1
KurangTerbaik 

Negara China selama ini memang mahir soal meniru produk-produk global, yang kemudian dijual sebagai produk Aspal (Asli tapi Palsu). Baru-baru ini, negara tersebut juga menirukan mesin pencari Google.

Mesin pencari bernama Goojje itu, tidak hanya mirip dalam hal penggunaan nama. Akan tetapi juga dalam jenis layanan, dan tampilan. Bahkan, konten di dalam Gojje juga sangat mirip dengan Google. Ternyata, dalam bahasa Mandarin sendiri, akhiran kata 'jje' mempunyai arti kakak perempuan. Sedangkan Google, yang berakhiran kata 'gege' mempunyai makna sebagai kakak laki-laki.

Kendati mesin pencari Goojje merupakan layanan buatan asli negeri Tirai Bambu, bukan berarti mereka diberi kebijakan yang istimewa. Sebab, konten di dalam Goojje juga mendapat sensor ketat dari pemerintah. Tidak seperti 'saudaranya, Google, mesin pencari Goojje sangat mematuhi aturan tersebut. Demikian yang dilansir Reuters, Jumat (29/1/2010).

Kendati demikia, Goojje ternyata bersimpati terhadap kasus yang menimpa Google. Malahan, Goojje memiliki pesan pada situsnya yang berbunyi: "Saudara perempuan itu sangat senang ketika saudara laki-lakinya tidak jadi meninggalkannya dan tetap tinggal bersama saudara perempuannya".

Sayangnya, hingga kini belum ada komentar dari Google atas munculnya mesin pencari tiruan tersebut. Saat ini, Google masih mengatasi sengketa perusahaanya dengan pemerintah China, yang melakukan kontrol terlalu ketat.

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

Kemajuan komunikasi hubungan internasional Taiwan
04/07/2011 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Di abad ke-21, masyarakat internasional menyaksikan perubahan besar: pertama adalah era globalisasi, dimana secara bertahap kerjasama sudah menggantikan konfrontasi. Kedua, ekonomi global perlahan- [ ... ]


Teori Dasar Jaringan
08/03/2010 | Indra Febria Widy
article thumbnail

I. DASAR-DASAR PERANGKAT KERAS JARINGAN KOMPUTER
Di dalam membentuk suatu jaringan baik itu bersifat LAN (Local Area Network) maupun WAN (Wide Area Network) membutuhkan media baik secara hardware maup [ ... ]