Kamis, November 23, 2017
Text Size

Search

Berita Teknologi

Twitter Bakal Sediakan Layanan Berbayar?

KOMPAS.com - Setelah selama ini hanya meyediakan layanan gratis yang didukung iklan, Twitter...

6 Langkah Mudah Untuk Mendeteksi Website Penipuan

Suara.com - Internet ibarat pedang bermata dua. Jika tak hati-hati menggunakannya, Anda bisa...

Domain Anything.id akan segera hadir di tahun 2014

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bersama para pemangku kepentingan di bisnis nama...

Yahoo kembali bangkit

Situs web Yahoo unggul 3 bulan berturut-turut sebagai situs web yang paling banyak dikunjungi di...

  • Twitter Bakal Sediakan Layanan Berbayar?

    Kamis, 30 Maret 2017 19:49
  • 6 Langkah Mudah Untuk Mendeteksi Website Penipuan

    Jumat, 29 Juli 2016 10:22
  • Kapan Mobil Bisa Jalan Sendiri Dijual di Indonesia?

    Jumat, 29 Juli 2016 10:17
  • Domain Anything.id akan segera hadir di tahun 2014

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:37
  • Yahoo kembali bangkit

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:34
News Berita Teknologi Google Tetap Di China
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

Google Tetap Di China

Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

 

Titik terang mengenai sengketa keberadaan Google China mulai terlihat. Ini setelah CEO Google Eric Schmidt menyatakan keinginannya untuk melakukan negosiasi ulang dengan pemerintah China.

"Kami mempunyai keinginan  yang kuat untuk tetap berada di China. Kami suka peluang bisnis di sini," jelas Schmidt, seperti yang dilansir AFP, Rabu (27/1/2010).

Pemikiran Schmidt ini sejalan dengan pemerintah China yang mengganggap unit bisnis Google masih merupakan ceruk yang menguntungkan dari sisi investasi. Apalagi, China ingin menjadi negara terdepan dalam hal teknologi. Jadi sangat disayangkan jika raksasa internet tersebut sampai hengkang.

Baik dari pihak Google maupun utusan pemerintah, akan memastikan pertemuan dalam waktu dekat. Nampaknya, sesuai dengan apa yang dikatakan Schmidt, Google akan melakukan perubahan cepat. Bisa saja, Google akan mematuhi peraturan yang ditetapkan negeri Tirai Bambu tersebut.

Ini sesuai dengan apa yang disarankan mantan CEO Microsoft Bill Gates, yang meminta Google mematuhi dan menghormati peraturan yang sudah digariskan di dalam sebuah negara, jika memang ingin bertahan

Comments
Add New Search
Visitor  - Bagus   |125.160.103.xxx |2010-01-28 20:12:50
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

Wi-fi dan Bluetooth
04/11/2009 |
article thumbnail

Intel, sebagai perusahaan besar pantang menyerah untuk tetap mengembangkan Wi-Fi dan membuat teknologi Wi-Fi sebagai competitor Bluetooth, dalam acara Computex di Taipei. Intel mempunyai ketertarikan  [ ... ]


Jelang Demo 1 April, Polisi siaga tanpa peluru tajam
25/03/2012 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Seluruh personel kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dilibatkan dalam pengamanan demonstrasi atau unjuk rasa di Sumatera Utara (Sumut) dilarang menggunakan peluru tajam, demikian i [ ... ]