Rabu, September 26, 2018
Text Size

Search

Berita Teknologi

Twitter Bakal Sediakan Layanan Berbayar?

KOMPAS.com - Setelah selama ini hanya meyediakan layanan gratis yang didukung iklan, Twitter...

6 Langkah Mudah Untuk Mendeteksi Website Penipuan

Suara.com - Internet ibarat pedang bermata dua. Jika tak hati-hati menggunakannya, Anda bisa...

Domain Anything.id akan segera hadir di tahun 2014

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bersama para pemangku kepentingan di bisnis nama...

Yahoo kembali bangkit

Situs web Yahoo unggul 3 bulan berturut-turut sebagai situs web yang paling banyak dikunjungi di...

  • Twitter Bakal Sediakan Layanan Berbayar?

    Kamis, 30 Maret 2017 19:49
  • 6 Langkah Mudah Untuk Mendeteksi Website Penipuan

    Jumat, 29 Juli 2016 10:22
  • Kapan Mobil Bisa Jalan Sendiri Dijual di Indonesia?

    Jumat, 29 Juli 2016 10:17
  • Domain Anything.id akan segera hadir di tahun 2014

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:37
  • Yahoo kembali bangkit

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:34
News Berita Teknologi Google menolak kata kunci "ISLAM"
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

Google menolak kata kunci "ISLAM"

Penilaian Pengunjung: / 1
KurangTerbaik 

Mesin pencarian internet raksasa Google dituduh mendiskreditkan Islam. Kecaman publik datang setelah ramai beberapa laporan pengguna yang menyebutkan Google menolak pencarian menggunakan kata kunci 'Islam'.

Google telah lama menjadi kepercayaan pengguna internet dalam melakukan pencarian apapun. Hanya dengan mengetikkan kata kunci pada kolom pencarian, Google akan langsung menampilkan hasil pencarian yang bisa membantu pengguna menemukan informasi yang tepat.

Namun pekan lalu, beberapa pengguna menemukan bahwa Google tidak bisa menampilkan hasil pencarian dengan kata kunci 'Islam'. Hasil pencarian Google sama sekali tidak nampak, bahkan meskipun pencarian dilakukan berulang-ulang. Sementara itu, ketika pengguna mengetikkan kata kunci 'Kristen' dan 'Yahudi', Google langsung memperlihatkan hasil pencarian terkait istilah tersebut. Demikian keterangan yang dikutip dari Daily Mail, Senin (11/1/2010).

Menanggapi laporan ini, Google mencoba menjelaskan duduk perkaranya bahwa saat ini mereka tengah dalam proses menyaring berbagai hasil pencarian yang terkait dengan pornografi, kata-kata kasar dan kotor, serta kekerasan.

"Jika Anda menemukan ada istilah yang tidak pantas untuk ditampilkan dalam hasil pencarian, mohon hubungi kami dengan memberikan postingan pada Google Web Search Help Forum," kata juru bicara Google.

Dia pun seraya menambahkan, ketiadaan hasil pencarian dengan kata kunci 'Islam' dikarenakan masalah pada software dan sama sekali tidak bermaksud mendiskreditkan agama atau pihak tertentu.

"Hal itu diakibatkan cacat pada software dan kami tengah berusaha memperbaikinya secepat mungkin," tambahnya.

Google tidak memberikan klarifikasi lebih jauh lagi. Namun jika di cek, saat ini nampaknya pencarian Google dengan kata kunci Islam mulai kembali normal.

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

Mencuri Bandwidth di Jaringan Local Anda atau Hotspot
03/02/2010 | Imam Teguh
article thumbnail

Sudah pastinya anda pernah merasa murka, kesal, dongkol dan marah ketika anda sedang asik-asiknya sedang mendownload video surem di internet , anda sedang asik kegirangan saat chatting dengan perempua [ ... ]


Investigasi Bom Di Rusia
04/04/2010 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Polisi Rusia terus mencari petunjuk dari Kaukasus Utara mengenai asal dan identitas dua perempuan pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 39 orang di metro Moskow. Jasad dua perempuan pelaku pengeboma [ ... ]