Senin, Agustus 20, 2018
Text Size

Search

Berita Terkini

Megawati: Ahok, Sudahlah Jangan Cerewet

.   Kompas.com - Megawati menasihati Ahok agar tidak terlalu banyak bicara. Mengingat kondi...

Makin Panas! Tutup Ribuan Sekolah, Bekuk Keponakan Gulen

Langkah pembersihan unsur-unsur pendukung kudeta semakin menjadi-jadi di Turki.  Sebanyak 1.043...

Sutarman dilantik Kapolri

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat sore, di Istana Negera melantik Komisaris Jenderal (Pol)...

Dibalik krisis United Stated terhadap perbankan Indonesia

Industri perbankan Tanah Air diterpa isu tak sedap. Beberapa pejabat bank pemerintah di Indonesia...

Sejarah Singkat Terbentuknya Negara Zionisme

Pertempuran antara Israel dan Kelompok Hamas, yang menguasai Gaza, sebenarnya adalah rangkaian dari...

  • Megawati: Ahok, Sudahlah Jangan Cerewet

    Kamis, 30 Maret 2017 19:54
  • Makin Panas! Tutup Ribuan Sekolah, Bekuk Keponakan Gulen

    Jumat, 29 Juli 2016 10:15
  • Sutarman dilantik Kapolri

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:42
  • Dibalik krisis United Stated terhadap perbankan Indonesia

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:20
  • Sejarah Singkat Terbentuknya Negara Zionisme

    Selasa, 20 November 2012 09:08
News Berita Terkini Wikileaks kembali membuka rahasia yang tidak diketahui publik
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

Wikileaks kembali membuka rahasia yang tidak diketahui publik

Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

Seorang pembocor rahasia (whistle blower) Swiss, Senin (17/1/2011), menyerahkan apa yang dia katakan merupakan data rahasia perbankan Swiss kepada WikiLeaks, situs yang didedikasikan untuk mengungkapkan rahasia.

Si penyingkap rahasia itu, seorang bankir Swiss bernama Rudolf Elmer, menyerahkan dua disc (cakram) kepada pendiri WikiLeaks, Julian Assange, dalam satu konferensi pers di London, sebagaimana dilansir CNN. WikiLeaks, kata Assange, dapat membeberkan data-data rahasia perbankan Swiss itu dalam "beberapa minggu" jika dapat memprosesnya dengan cepat.

Elmer mengatakan, ia tidak mengungkapkan nama dalam data itu, juga ia tidak dapat mengatakan berapa banyak orang yang terlibat. Dia mengatakan, ada sekitar 2.000 data nasabah dalam dua disc tersebut, tetapi ia tidak dapat menentukan berapa banyak individu yang terlibat.

Namun, siapakah Rudolf Elmer? "Saya pikir, sebagai seorang bankir, saya punya hak untuk bersuara jika ada sesuatu yang salah," katanya Senin, saat menjelaskan mengapa dia memberikan data tersebut ke WikiLeaks.

Elmer akan diadili Rabu besok di Swiss karena melanggar aturan kerahasiaan perbankan negara itu. Ia mengatakan, "Saya ingin memberitahu masyarakat apa yang saya tahu, dan bagaimana sistem itu bekerja karena sistem tersebut sedang merusak masyarakat kita dengan cara uang bergerak dan bersembunyi di balik yurisdiksi perbankan lepas pantai (offshore banking)."

Dia mulai melihat masalah itu ketika menjadi bankir di Cayman Island. Saat pertama kali melihat kejanggalan-kejanggalan pada perbankan lepas pantai, dia bilang hal itu seperti melihat "ekor tikus," tetapi ketika ia meneliti di Cayman Island dan Swiss, itu menjadi seperti "ekor naga," dan akhirnya ternyata itu merupakan satu kumpulan banyak kepala naga.

Pengacara Jack Blum, yang berbicara dalam konferensi pers yang sama, mengatakan, tidak selalu mungkin untuk menentukan siapa, jika pun ada orang yang telah terlibat dalam "penggelapan kejahatan pajak".

Dalam situsnya, Elmer mengatakan, ia bermaksud menantang Kerahasiaan Bank Swiss di Pengadilan HAM Eropa dan pengadilan Swiss. Dia telah bekerja di enam pusat perbankan lepas pantai. Menurut pengakuannya, ia telah terlibat dalam peperangan panjang dengan bank-bank Swiss terkait kerahasiaan.

Dia mengatakan, dirinya telah mendekati otoritas pajak dan universitas dengan menyodorkan datanya, tapi tidak ada yang tertarik. Ia hampir menyerah ketika dia mengetahui WikiLeaks dari seorang teman.

Ia mengatakan, dirinya berterima kasih kepada WikiLeaks yang membantunya "mengirim pesan yang ingin saya kirim", tapi dia tidak berusaha untuk menggunakan data itu sebagai "perlindungan" saat ia menghadapi penuntutan.

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

Why a hyper-personalized Web
07/06/2011 | Indra Febria Widy
article thumbnail

We all like having things tailored to our specific needs and interests. But Eli Pariser thinks we should beware of the substantial risks inherent in the increasing personalization of the Internet.  [ ... ]


Iran Sukses Uji coba rudal berdaya ledak nuklir
03/01/2012 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Iran melakukan uji coba rudal di Selat Hormuz pada latihan terakhir angkatan laut Senin, 2 Januari 2012. Uji Coba ini menuai kecaman dari Barat yang mengatakan bahwa kemajuan teknologi rudal Iran [ ... ]