Kamis, November 23, 2017
Text Size

Search

Berita Nasional

Istana Merespons Aksi 313 Berhentikan Ahok

Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Johan Budi Sapto Pribowo menegaskan, Presiden Jokowi sangat...

Sri Mulyani Bisa Bawa Ekonomi RI Jadi yang Terbaik

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro berharap banyak...

Kronologi Eksekusi Mati Tahap III

Eksekusi mati tahap tiga sudah dilaksanakan di lapangan tembak Tunggal Panaluan, Nusakambangan,...

Kisruh SMS SBY dalam Perseteruan Demokrat-PPI

Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono meminta kadernya untuk mewaspadai manuver organisasi...

Century Masuk Babak Baru

Ketua dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad (tengah), Bambang...

  • Istana Merespons Aksi 313 Berhentikan Ahok

    Kamis, 30 Maret 2017 19:45
  • Sri Mulyani Bisa Bawa Ekonomi RI Jadi yang Terbaik

    Jumat, 29 Juli 2016 10:20
  • Kronologi Eksekusi Mati Tahap III

    Jumat, 29 Juli 2016 10:01
  • Kisruh SMS SBY dalam Perseteruan Demokrat-PPI

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:28
  • Century Masuk Babak Baru

    Selasa, 20 November 2012 09:17
News Berita Nasional MNC group menjual IPO Indovision
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

MNC group menjual IPO Indovision

Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

Perusahaan televisi berbayar 'Indovision', PT MNC Sky Vision telah melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) pada 29 Juni hingga 3 Juli 2012.

Permintaan terhadap saham MNC Sky Vision ternyata, mencapai US$520 juta atau setara dengan Rp4,68 triliun dari sekitar US$228 juta yang ditawarkan

Direktur Utama Perseroan, Rudy Tanoesoedibjo menuturkan, penjamin emisi telah menyelesaikan roadshow internasional minggu lalu. Dari hasil selama masa penawaran, dapat terlihat respon yang positif dari calon investor. "Terjadinya permintaan saham sebanyak ini merupakan salah satu indikasi utama keberhasilan IPO perseroan," kata dia dalam keterangan tertulisnya kepada VIVAnews.

Dengan masuknya dana segar hasil IPO, menurutnya, perseroan semakin yakin  bahwa ke depan kinerja MNC Sky Vision akan lebih baik lagi. "Di mana, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan," ujar Rudy.

Rudy juga berterima kasih kepada investor yang telah memberikan kepercayaan kepada perseroan. Untuk itu, menurutnya, rencana-rencana yang akan dilakukan perseroan dapat diimplementasikan seiring proses IPO ini.

"Kami sangat yakin untuk ke depannya, perseroan akan mampu memberikan imbal hasil yang sangat positif bagi para investor," ungkapnya.

Perseroan saat ini, menayangkan 110 channel (saluran), di mana lebih dari 20 channel di antaranya adalah exclusive channels dan beropeasi dengan sekitar 8.500 karyawan yang tersebar di kantor pusat dan 58 kantor cabang. Jumlah kantor cabang tersebut, akan menjadi 80 kantor dalam waktu dekat.

Seperti diketahui, MNC Sky Vision akan melepas sebanyak-banyaknya 1,41 miliar saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp100 per unit.

Saham yang akan dilepas itu terdiri atas saham baru sebanyak 847,66 juta unit dan 565,11 juta saham milik Bhakti Investama sebagai pemegang saham penjual (saham divestasi).

MNC Sky Vision nantinya akan mencatatkan sebanyak 20 persen saham dari modal disetor dan ditempatkan yang berasal dari jumlah keseluruhan saham yang ditawarkan dalam penawaran umum tersebut.

Dana hasil IPO itu, nantinya sebesar 70 persen akan digunakan untuk belanja modal guna pembelian peralatan penyiaran dan penunjang penyiaran. Selain itu, dana IPO akan digunakan untuk melunasi utang dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk sebesar Rp50 miliar.

Perseroan juga akan menggunakan dana penawaran umum saham itu untuk melunasi pinjaman ke pemegang saham, PT Global Mediacom Tbk sebesar Rp84,2 miliar yang diperoleh pada 23 Desember 2009, Rp75,8 miliar pada 10 November 2011, dan Rp10 miliar yang diperoleh pada 6 Februari 2012. Selanjutnya, sisa dana IPO akan digunakan pula untuk modal kerja.

Bertindak sebagai penjamin emisi efek adalah PT Danareksa Sekuritas dan PT MNC Securities. Pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan diharapkan pada 27 Juni 2012, dengan masa penawaran 29 Juni-3 Juli 2012.

Sementara itu, tanggal penjatahan pada 5 Juli dan direncanakan untuk memasuki lantai Bursa Efek Indonesia pada hari ini, Senin 9 Juli 2012, dengan kode saham "MSKY".

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

Sejumlah Wilayah di Indonesia akan mengalami Cuaca Ekstrem
27/02/2012 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Cuaca ekstrem terus melanda Indonesia. Di sejumlah wilayah berujung bencana. Banjir, longsor, hingga angin puting beliung menghajar bertubi-tubi. Sejumlah orang tewas, harta benda tak sedikit yang t [ ... ]


Ham harus di tegakkan
12/01/2011 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) hari ini mengadakan pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman. Kedatangan Kontras tidak lain untuk menagih janji penyelesaian kasus  [ ... ]