Selasa, Juni 25, 2019
Text Size

Search

Berita Nasional

Istana Merespons Aksi 313 Berhentikan Ahok

Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Johan Budi Sapto Pribowo menegaskan, Presiden Jokowi sangat...

Sri Mulyani Bisa Bawa Ekonomi RI Jadi yang Terbaik

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro berharap banyak...

Kronologi Eksekusi Mati Tahap III

Eksekusi mati tahap tiga sudah dilaksanakan di lapangan tembak Tunggal Panaluan, Nusakambangan,...

Kisruh SMS SBY dalam Perseteruan Demokrat-PPI

Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono meminta kadernya untuk mewaspadai manuver organisasi...

Century Masuk Babak Baru

Ketua dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad (tengah), Bambang...

  • Istana Merespons Aksi 313 Berhentikan Ahok

    Kamis, 30 Maret 2017 19:45
  • Sri Mulyani Bisa Bawa Ekonomi RI Jadi yang Terbaik

    Jumat, 29 Juli 2016 10:20
  • Kronologi Eksekusi Mati Tahap III

    Jumat, 29 Juli 2016 10:01
  • Kisruh SMS SBY dalam Perseteruan Demokrat-PPI

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:28
  • Century Masuk Babak Baru

    Selasa, 20 November 2012 09:17
News Berita Nasional Tim gabungan usut 44 perusahan yang ditanganin Gayus Tambunan
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

Tim gabungan usut 44 perusahan yang ditanganin Gayus Tambunan

Penilaian Pengunjung: / 1
KurangTerbaik 

Empat instansi membentuk tim gabungan untuk menginvestigasi perusahaan-perusahaan 'pasien' mafia pajak Gayus Tambunan. Empat instansi itu yakni, Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Penyidik PNS Pajak. Tim ini akan fokus ke 44 perusahaan 'pasien' Gayus.

"Yang disebut itu kan 151 (perusahaan). Kami sudah membagi sepuluh tim," kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ito Sumardi dalam rapat dengan Panitia Kerja Penegakan Hukum Komisi III DPR, Jakarta, Selasa 1 Februari 2011.

Menurut Ito, tim gabungan itu berisi empat instansi yang disebut di atas. Setiap berkas yang ditangani tim gabungan itu berbeda-beda.

"Ada yang cuma satu, ada yang lebih dari satu. Jadi, tingkat kesulitannya berbeda," jelas Ito. Jadi, tim gabungan tidak bisa menyamakan waktu investigasi. Meski begitu, tim gabungan memiliki time line yang sudah terjadwal.

Dari 151 perusahaan 'pasien' saat Gayus menjadi pegawai Direktorat Jenderal Pajak Golongan IIIA itu, tim gabungan akan fokus kepada perusahaan yang langsung ditangani Gayus.

"Ada 44 perusahaan yang langsung ditangani Gayus," kata mantan Kapolda Riau ini. Ito melanjutkan meski fokus pada 44 perusahaan, tim gabungan tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah.

"Jadi seperti yang saya bilang tadi, jangan menghakimi sesuatu sebelum menemukan bukti-bukti permulaan yang cukup," tegas Ito.

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

"Wonderful Indonesia" slogan baru pariwisata indonesia
07/01/2011 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Menteri Budaya dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik mengatakan, pihaknya menyiapkan strategi baru berupa empat jurus untuk mendukung perubahan slogan pariwisata 2011 "Wonderful Indonesia".

"Promosi [ ... ]


Tim Nasional Indonesia siap bertanding di partai Final AFF
24/12/2010 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Skuad tim nasional (Timnas) Indonesia sudah meninggalkan Hotel Sultan, Jakarta, Jumat 24 Desember 2010 untuk menuju Bandara Halim Perdana Kusuma dan bertolak ke Malaysia jelang final pertama Piala A [ ... ]