Selasa, Oktober 15, 2019
Text Size

Search

Berita Nasional

Istana Merespons Aksi 313 Berhentikan Ahok

Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Johan Budi Sapto Pribowo menegaskan, Presiden Jokowi sangat...

Sri Mulyani Bisa Bawa Ekonomi RI Jadi yang Terbaik

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro berharap banyak...

Kronologi Eksekusi Mati Tahap III

Eksekusi mati tahap tiga sudah dilaksanakan di lapangan tembak Tunggal Panaluan, Nusakambangan,...

Kisruh SMS SBY dalam Perseteruan Demokrat-PPI

Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono meminta kadernya untuk mewaspadai manuver organisasi...

Century Masuk Babak Baru

Ketua dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad (tengah), Bambang...

  • Istana Merespons Aksi 313 Berhentikan Ahok

    Kamis, 30 Maret 2017 19:45
  • Sri Mulyani Bisa Bawa Ekonomi RI Jadi yang Terbaik

    Jumat, 29 Juli 2016 10:20
  • Kronologi Eksekusi Mati Tahap III

    Jumat, 29 Juli 2016 10:01
  • Kisruh SMS SBY dalam Perseteruan Demokrat-PPI

    Jumat, 25 Oktober 2013 15:28
  • Century Masuk Babak Baru

    Selasa, 20 November 2012 09:17
News Berita Nasional Cuaca Ekstrem
SocialTwist Tell-a-Friend

Media Partner News

OkeZone.Com

Ads - World Friend

Cuaca Ekstrem

Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

 

adan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengingatkan potensi hujan deras yang disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah di Indonesia, akan terjadi hari ini, Minggu 21 Februari 2010.


Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah : - Pesisir Barat Sumatera - Sumatera bagian Selatan - Kalimantan bagian Timur dan Selatan - Jawa - Jabodetabek - Sulawesi bagian Tengah, Selatan dan Tenggara - Maluku Tengah - Nusatenggara bagian Utara - Papua bagian Barat dan Selatan.

Kondisi ini dipicu terdapatnya daerah tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah Barat Daya Sumatera. Daerah pumpunan / pertemuan angin memanjang dari Laut Banda, Laut Arafuru hingga Papua bagian Selatan.

Dalam peringatan dininya, BMKG menjelaskan,  kondisi suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia masih hangat sehingga mendukung suplai uap air bagi proses pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.

Selain itu, faktor pemanasan berskala lokal yang ditandai dengan suhu udara yang tinggi pada siang hari di beberapa wilayah mendukung bagi pertumbuhan awan hujan seperti awan Cumulonimbus.

"Awan - awan tersebut berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang - lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat," demikian penjelasan Badan Peringatan Dini Cuaca BMKG.

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Advertisement Site




Ads - World Friend

Ads - World Friend

Berita lain-lainnya

Dealgoing.com situs berbalanja online berbasis teknologi cloud computer server
26/07/2011 | Indra Febria Widy
article thumbnail

Berbelanja secara online sudah tidak asing di masa kini. Berbagai tawaran diskon dalam belanja online juga mulai digemari. Namun, banyaknya tawaran diskon membuat konsumen harus mengakses berbagai s [ ... ]


Pemrograman Ruby
01/01/2010 |
article thumbnail

Variable

Berbeda dengan bahasa pemrograman seperti C dan Java, di dalam Ruby kita dapat
langsung mendefinisikan sebuah variable tanpa menentukan tipenya. Anda dapat
mencobanya langsung melalui irb2 .
$irb [ ... ]